Pada
saat saya masih SD dan SMP yang saya ingat ketika berbicara sepakbola afrika
adalah negara Nigeria, Kamerun, dan Senegal. Khusus negara terakhir saya kenal
pada piala dunia 2002 di Korea dan Jepang ketika Senegal secara mengejutkan
menaklukkan Perancis yang saat itu menjadi unggulan. Jika berbicara Nigeria
yang saya paling berkesan adalah pemain seperti Jay Okocha, Obafemi Martins dan
masih banyak lagi. Bila berbicara soal kamerun yang saya ingat adalah desain
baju mereka yang spesial pada saat piala dunia Jepang-Korea. Negara Pantai
Gading dalam beberapa tahun terakhir menjadi dikenal oleh pecinta
sepakbola karena keberhasilan menembus piala dunia 2010 dan juga talenta yang
dimiliki pemain dari negara tersebut. Lihat saja pemain yang dihasilkan Pantai Gading
dalam beberapa tahun terakhir sungguh fenomenal pemain seperti Didier Drogba,
Toure Yaya, Eboue, Salomon Kalou, Gervinho dan pastinya yang akan dibahas di
artikel ini Wilfred Bony. Banyak talenta Pantai Gading yang sedang menanjak dan
bermain di kompetisi level tertinggi di klub-klub Eropa. Bayangkan prestasi
pemain seperti Didier Drogba dan Yaya Toure yang paling menonjol keduanya
merupakan pemain penting di klubnya. Droba meskipun saat ini bermain di
Galatasaray tetapi masih sangat membekas di hati fans Chelsea sebagai Pahlawan
kemenangan trofi Liga Champions 2011-2012. Yaya Toure sendiri merupakan pemain
penting di Manchester City setelah pengalaman yang luar biasa Yaya bersama
Barcelona. Kali ini khusus di artikel ini akan membahas profil pemain dari
Wilfried Bony yang dimusim ini bermain luar biasa sebagai top skor di liga
Eredivisie Belanda bersama klubnya Vitesse
Wilfried
Bony lahir di Bingerville pada 10 Desember 1988, dengan tinggi badan 182 memang
tidak setinggi Drogba namun kekuatan yang dimilikinya berpotensial untuk
menyamai seniornya. Bony memulai karier di negerinya bersama klub Issia Wazi,
Bony bahkan pernah mencicipi pencobaan di Liverpool namun sayang Liverpool
tidak menawarkan kontrak pada pemain asal Pantai Gading ini. Bony baru
berkembang setelah di bermain di liga Cheko bersama Sparta Praha, bersama klub
asal Ceko tersebut Bony dia mendapat 3 gelar juara. Di transfer musim window ke
II musim 2010-2011 Wilfried Bony memutuskan untuk bergabung bersama klub
Belanda Vitesse. Dimusim ketiganya bersama Vitesse tahun 2012-2013 ini menjadi
tahun keemasan bagi dirinya. Bony yang masih berusia 24 tahun sudah menorehkan
31 gol di Liga Eredivisie musim ini, di sisa pertandingan yang masih menyisakan
2 pertandingan lagi bukan tidak mungkin Bony menambah menjadi 35 gol. Mesin gol
Vitesse ini memang menjadi incaran top klub Eropa terutama dari Liga Inggris, dimana
selalu mengincar topskor dari Liga Belanda sebut saja Mateja Kezman dan Dirk
Kuyt. Faktor ini dikarenakan kesamaan permainan aktraktif menyerang negeri
kincir angin tersebut dengan liga Inggris. Faktor kesamaan bermain dirinya
dengan Drogba juga menjadi faktor utama banyak yang Bony. Dengan umurnya yang
masih muda saat ini bukan tidak mungkin dapat melewati seniornya Drogba. Faktor
umur yang sama ketika dimasa keemasan menjadi fakta unik kedua pemain dari
Pantai Gading ini, ketika bermain di Marseille Drogba masih berumur 25 tahun.
Wilfried Bony masih bisa untuk mencapai pencapaian puncak kariernya, tentu
dirinya sangat tertarik dengan godaan klub di luar Liga Belanda. Pergi
kemanakah Bony musim depan atau masih tetap bermain di Vitesse ??

Komentar
Posting Komentar