Di
dalam kehidupan sikap meniru adalah awal dari tindakan dalam setiap manusia
untuk bertindak. Dalam kalangan wirausaha prinsip meniru sangat dikenal dengan
singkatan ATM, ATM adalah kepanjangan dari Amati, Tiru, dan Modifikasi. Prinsip
ini mengajarkan tentang bagaimana kita belajar terlebih dahulu dengan yang
sudah ahli atau yang berpengalaman dalam memulai bisnis. Dengan prinsip ATM
kita akan bisa mengurangi resiko dalam berbisnis dan bahkan tidak menutup
kemungkinan bisa berhasil dalam prinsip tersebut. Persepakbolaan Indonesia yang
saat ini sedang mengalami masa kritis dengan rangking FIFA yang terus merosot
dan banyak perihal lainnya terutama dalam persiapan agenda timnas menghadapi
kualifikasi Piala Asia dan timnas U-23 menjelang Sea Games. Segala persiapan
dicoba bahkan dengan melakukan pertandingan persahabatan, namun sayang dari
kedatangan Belanda, Arsenal dan Liverpool Timnas belum berhasil menang. Namun
untuk laga terakhir Timnas Indonesia layak diberi acungan jempol karena
keberhasilan merepotkan Liverpool dan lebih berani melakukan inisiatif serangan
dibandingkan dengan pada saat melawan The Gunners Arsenal.
Dari hal ini saya
memiliki sekadar saran bagi Timnas Indonesia untuk lebih maju lagi adalah
dengan prinsip ATM. Prinsip pertama adalah timnas Indonesia harus mengamati
negara yang sukses dalam perkembangan sepakbola, untuk satu ini Spanyol layak
untuk dijadikan contoh sukses. Dalam proses pengamatan harus secara menyeluruh
dengan mencari kunci kesuksesan baik dalam internal dan eksternal negara
Spanyol. Mengamati juga bisa dilihat dari bagaimana timnas Spanyol membangun
akademi muda dengan baik seperti La Masia, pemerintah untuk ini khusus membantu
persepakbolaan tanah air jika ingin berprestasi. Tiru dan meniru Spanyol dalam
kebiasaan bermain dalam permainan dengan passing yang pendek ala tiki taka
layak dicoba bagi pemain timnas Indonesia yang banyak berpostur pendek. Dengan
sistim tiki taka pemain diharapkan bermain dengan kerja sama total antara
pemain dan lebih mengurangi kecenderungan bermain bola atas yang menjadi
kelemahan dasar Timnas Indonesia. Memang dalam pengaplikasian tiki taka ala
Barcelona yang juga menjadi kunci sukses Spanyol tidak mudah namun jika belajar
perlahan tidak ada yang tidak mungkin. Hal terakhir yang bisa dilakukan adalah
modifikasi setelah melihat kesuksesan dan cara kerja Spanyol dalam membangun
kesuksesan sepakbola di dunia, Timnas Indonesia bisa memodifikasi
langkah-langkah tersebut dengan penyesuaian. Modifikasi sangat berguna bagi
timnas Indonesia agar tidak meniru secara persis dan juga dapat menyesuaikan
dengan kondisi di persepakbolaan Indonesia. Prinsip ATM layak dicoba untuk
media pembelajaran bagi timnas Indonesia yang sedang berkembang untuk menjadi
terhebat. Saya sebagai pecinta sepakbola dan Timnas Indonesia sangat mendukung
penuh untuk Indonesia bisa menjadi yang terbaik setidaknya di level Asia
Tenggara terlebih dahulu.

Komentar
Posting Komentar